March 1, 2016

Jasa Pemetaan Drone UAV

Jasa Pemetaan Drone UAV – Perkembangan dunia teknologi dalam survey dan pemetaan tidak bisa dipungkiri semakin hari semakin berkembang. Bila pada era sebelumnya masih cenderung menggunakan metode terestris, pada era sekarang tidak jarang yang sudah mengembangkan metodenya melalui wahana fotogrameteri.

Salah satu produk dari WGS-engineering adalah Jasa Pemetaan Foto Udara UAV dengan pemanfaatan wahana pesawat tanpa awak atau Unmanned Aerial Vehicle (UAV).

Jasa Pemetaan Foto Udara UAV sendiri menggunakan instrumen seperti Fix Wing atau Quadcopter Drone yang disesuaikan dengan kebutuhan client. Pemetaan menggunakan foto udara UAV sendiri memiliki beberapa kelebihan dibandingkan metode konvensional seperti metode terestris

Fotogrametri sendiri merupakan salah satu dari cabang keilmuan besar Geodesi, dimana tujuan akhirnya tetaplah sama yaitu menghasilkan data berupa peta dan atau penyajian lainnya yang terkait dengan penentuan posisi atau surveying.

Untuk penjelasan lebih detail dan terperinci tentang Pemetaan Drone, Anda bisa mengunjungi tautan yang kami lampirkan di bawah ini

Pemetaan dengan Menggunakan Drone (klik disini)


Pada tautan di atas sudah dijelaskan secara detail dan rinci tentang bagaimana pemetaan dengan menggunakan drone, cara kerja pemetaan dengan drone, pemanfaatannya, dan lain sebagainya.

Digital Surface Model hasil Pemetaan Foto Udara UAV

Mengapa harus menggunakan pemetaan dengan drone? 

Pemetaan dengan drone sendiri memiliki beberapa kelebihan jika dibandingkan dengan metode konvensional, berikut adalah diantaranya:

Lebih efisien dari segi waktu dan biaya operasional lapangan

Menggunakan drone untuk pengukuran dan pemetaan sendiri cenderung akan memakan waktu yang lebih cepat dibandingkan jika kita melakukan land surveying. Dari segi manpower yang dibutuhkan juga tidak sebanyak jika melakukan pengukuran terestris.
Otomatis hal ini juga akan berpengaruh terhadap biaya operasional di lapangan yang tentu akan menjadi jauh lebih hemat.

Menyajikan data yang akurat dan lebih lengkap

Pengukuran terestris semisal menggunakan Total Station hanya mengukur menggunakan indiviudal points. Sementara jika menggunakan drone untuk melakukan pengukuran satu kali penerbangan akan didapatkan seperti ratusan atau ribuan data pengukuran yang dapat dipresentasikan ke dalam berbagai format berbeda seperti orthomosaic, point cloud, DTM, DSM, contour lines, dan lain sebagainya.

Mampu memetakan area yang susah dijangkau atau susah diakses

Pada pengukuran terestris, ada kalanya kita menjumpai beberapa area yang sangat sulit untuk bisa terjangkau, semisal di lereng yang curam atau tebing yang tinggi. Dengan menggunakan Drone, pengukuran semacam ini bukan lagi menjadi sebuah halangan karena Drone mampu menjangkau semua area yang susah dijangkau ketika menggunakan pengukuran secara terestris

Beberapa Produk yang dihasilkan dari jasa Pemetaan Drone UAV 

Output yang dihasilkan dari pemetaan foto udara menggunakan Drone UAV ini diantaranya

  • Orthophoto Mozaik

Orthophoto Mozaik adalah gabungan beberapa/banyak foto menjadi satu kesatuan yang telah mengalami beberapa tahap koreksi gambar; sehingga baik dari segi warna, ukuran sudut dan arah, serta ukuran geometri (panjang dan luas); sesuai dengan kenampakan di permukaan bidang obyek asli (Bumi).

  • Digital Surface Model (DSM)

Digital Surface Model (DSM) adalah file dengan format raster (image) yang mana tiap nilai pikselnya bukan berisi nilai intensitas warna melainkan nilai elevasi yang menggambarkan bentuk seluruh permukaan bidang termasuk berbagai obyek yang ada disuatu area tertentu. Pada kasus DSM untuk  permukaan bumi maka kenampakannya akan menunjukan semua obyek pada posisi paling atas (atap bangunan, kanopi pohon, permukaan tanah yang terbuka, dll).

Spesifikasi Data:
Format Data      : Raster (Geotiff, DEM, KML/KMZ)
Resolusi         : 10 cm/piksel
Akurasi (RMSe) : 4 cm (horizontal); 25 – 0.5 cm (Elevation)

  • Digital Terrain Model (DTM)

Digital Terrain Model (DTM) adalah file dengan format raster (image) yang mana tiap nilai pikselnya bukan berisi nilai intensitas warna melainkan nilai elevasi yang menggambarkan bentuk permukaan tanah/bumi saja. DTM biasanya didapat setelah mengeliminasi bentuk/permukaan non-ground dari DSM.

Spesifikasi Data:
Format Data  : Raster (Geotiff, DEM, KML/KMZ)
Resolusi         : 10 cm/piksel
Akurasi (RMSe) : 4 cm (horizontal) ; 25 – 0.5 cm (Elevation)

  • Peta Kontur

Peta Kontur adalah peta yang berisikan garis-Garis yang menunjukan nilai elevasi; dimana tiap garisnya hanya menyatakan satu nilai elevasi yang sama; dari suatu permukaan tanah/bumi.

Spesifikasi Data:

Format Data  : vector (dwg, dxf, shp)
Interval Kontur : 0,5 – 1 meter kontur elevasi
Akurasi (RMSe) : 4 cm (horizontal) 25 – 0.5 cm (Elevation)

Sesuai dengan tagline kami, Memberikan Yang Terbaik – Menyelesaikan Dengan Sempurna, kami akan dengan senang hati untuk membantu Anda dan akan memberikan yang terbaik untuk kepuasan Anda

Apabila Anda membutuhkan jasa pemetaan drone UAV, silakan hubungi kami melalui contact person yang terlampir di bawah.

Email : 
admin@jasaukurtanah.com
geodesi.indonesia@gmail.com

Telf :
(0274) 772 1869
0813 – 4410 -4546
WA/Text : 0813 – 4410 -4546

Atau dengan menggunakan tautan di bawah untuk mengubungi kami langsung via Whatsapp


(Visited 1,622 times, 1 visits today)
× Hubungi kami via Whatsapp