Pengukuran tanah dan topografi membutuhkan presisi dan akurasi data yang tinggi, pemilihan alat beserta metode adalah kuncinya. Di dunia survei modern, Total Station dan GNSS RTK (Global Navigation Satellite System – Real Time Kinematic) adalah dua teknologi utama yang mendominasi. Kedua alat ini menawarkan akurasi, tetapi mereka bekerja dengan prinsip yang sangat berbeda dan optimal pada jenis proyek yang berbeda pula.
Sebagai profesional di bidang jasa pengukuran topografi, WGS-Engineering memahami betul bahwa memilih alat yang salah dapat menyebabkan pembengkakan biaya dan hasil yang tidak akurat. Artikel ini akan memandu Anda memahami kedua teknologi ini secara mendalam.
Total Station: Pengukuran untuk Akurasi Terestrial
Total Station adalah instrumen elektronik optik yang telah lama menjadi standar industri. Alat ini mengintegrasikan pengukur sudut dan pengukur jarak elektronik, menjadikannya pilihan utama untuk detail presisi di area terbatas.
Kami sudah pernah membahas tentang sejarah awal mula Total Station. Anda bisa mengunjungi halaman kami disini >> Sejarah Total Station
Kelebihan Total Station (Kapan Sebaiknya Total Station digunakan)
- Akurasi Milimeter: Total Station ideal untuk set out (penentuan posisi) dan pengukuran detail vertikal karena akurasinya yang sangat tinggi, sering mencapai satuan milimeter.
- Tidak Tergantung Sinyal: Berfungsi optimal di lokasi yang sulit dijangkau satelit (area tertutup pohon, terowongan, di dalam kota dengan gedung tinggi).
- Detail Bangunan: Sangat dibutuhkan untuk pengukuran muka bangunan (facade), kolom, dan struktur kecil lainnya.
Keterbatasan Total Station
Meskipun sangat akurat, Total Station memiliki keterbatasan:
- Membutuhkan garis pandang (line of sight) yang jelas antara alat dan target.
- Membutuhkan waktu setup (penyiapan) yang lebih lama dan sering membutuhkan minimal dua operator.
- Tidak ideal untuk area yang sangat luas (membutuhkan waktu berhari-hari).
GNSS RTK: Kecepatan dan Referensi Global (Survey Satelit)
GNSS RTK, atau yang dikenal dengan GPS Geodetik, adalah metode survei yang menggunakan sinyal dari konstelasi satelit (seperti GPS Amerika, GLONASS Rusia, dll.) untuk menentukan posisi 3D secara real-time.
Kami sudah membuat beberapa artikel mengenai GNSS, anda dapat mengunjungi tulisan kami terkait GNSS sebagai berikut
–Faktor yang Mempengaruhi Ketelitian dalam Survei GNSS
–Segmen dalam Pengukuran GPS GNSS. Mengapa butuh minimal 4 Satelit?
Kelebihan GNSS RTK (Kapan GNSS RTK Menang Mutlak)
- Efisiensi untuk Pengukuran dengan Area Luas: GNSS RTK mampu memetakan ratusan hektar dalam waktu yang jauh lebih singkat, menjadikannya solusi terbaik untuk proyek infrastruktur, perkebunan, dan lahan besar.
- Koordinat bersifat Global: Hasil yang didapat terikat langsung pada sistem referensi global (misalnya, ITRF/BM Nasional), menjamin konsistensi koordinat dengan lebih akurat
- Penghematan Manpower: Seringkali hanya membutuhkan satu operator untuk mengumpulkan data di lapangan. Lebih sedikit dari yang dibutuhkan ketika pengukuran menggunakan Total Station
Keterbatasan GNSS RTK
- Ketergantungan Sinyal: Membutuhkan akses langit terbuka yang baik. Kinerjanya menurun drastis di bawah kanopi pohon lebat atau di jurang yang dalam.
- Akurasi Vertikal: Meskipun akurasi horizontalnya sangat baik, akurasi vertikal (elevasi) cenderung sedikit lebih rendah dibandingkan Total Station.
Setelah memahami keunggulan dan batasan GNSS RTK, temukan informasi lebih lanjut mengenai spesifikasi layanan, output data, dan proses kerja dari Jasa Pengukuran GPS Geodetik / GNSS dari kami
Total Station vs GNSS RTK: Kapan Harus Memilih yang Mana?
| Contoh Kasus Proyek | Total Station | GNSS RTK (GPS Geodetik) |
| Pembangunan Gedung/Pabrik | PILIHAN UTAMA. Untuk set out kolom dan pondasi. Pengukuran Topografi sebagai data awal sebelum pelaksanaan pekerjaan | Pendukung. Untuk membuat titik Benchmark di Proyek Pengerjaan Pembangunan Gedung/Pabrik |
| Survey Lahan Perkebunan/Hutan | TIDAK IDEAL. Tetap bisa digunakan, akan tetapi umumnya lahan perkebunan luas areanya cukup luas sehingga menggunakan Total Station dianggap terlalu memakan waktu Pendukung. Dikombinasikan dengan pengukuran menggunakan GNSS, terutama untuk mengcover detail yang tidak tercover oleh satelite (area sangat rimbun) |
PILIHAN UTAMA. Lebih Cepat dan efisien untuk area luas. Lebih hemat secara Man Power yang dibutuhkan. |
| Perhitungan Volume Cut and Fill (Pertambangan) | Sebagai Alternatif dan Pendukung. Terutama ketika untuk area sempit/bertebing. | PILIHAN UTAMA. Bisa Digunakan bersama Drone Mappinng. Untuk menghemat waktu, biaya dan tenaga |
| Pengukuran Batas Legalitas (Sertifikat) | Dapat digunakan. Umumnya luasan areanya tidak terlalu besar sehingga menggunakan Total Station secara waktu tidak begitu jauh perbedaannya dengan menggunakan GNSS | PILIHAN UTAMA. Terutama jika koordinat yang diminta merujuk ke dalam suatu sistem referensi tertentu |
| Pemetaan Area Terowongan/Underpass atau Daerah Rawan | PILIHAN UTAMA (Karena tidak butuh sinyal satelit) | TIDAK BISA DIGUNAKAN (Terhalang struktur beton, tidak tercover Satelit) |
Hybrid Survey adalah Kombinasi yang tepat
Sebagai konsultan jasa pengukuran tanah dan pemetaan profesional, kami memahami bahwa solusi terbaik seringkali adalah kombinasi kedua metode (Hybrid Survey). Kami menggunakan keunggulan GNSS RTK untuk kecepatan dan referensi sistem koordinat, lalu menggunakan akurasi Total Station untuk detail dan set out untuk ketelitian yang lebih teliti.
Masih bingung menentukan metode yang paling efisien untuk proyek Anda?
Jangan ragu, diskusikan dengan tim kami! Hubungi kami sekarang untuk Konsultasi Gratis mengenai kebutuhan pengukuran Anda.






